Sehat dengan Berat Badan ?
Dahulu, kita biasa mengetahui berat badan ideal melalui rumus sederhana yakni mengurangi tinggi badan dengan 110 untuk wanita, dan 100 untuk pria.
Sekarang, kita dapat meninggalkan cara lama tersebut dan mencoba cara terbaik untuk mengetahui berat badan ideal kita yaitu dengan menggunakan standar Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT).
Berikut rumus singkatnya, yaitu :
IMT (kg/m2) = Berat badan (kg) / Tinggi badan2 (m2)
Contoh aplikasinya sebagai berikut :
Berat badan 50 kg dan tinggi badan 1,56. Berarti IMT-nya adalh, 50 kg dibagi (1,56×1,56) atau 2,4336 . Yang hasilnya 20,55 kg/m2
Setelah mengetahui angka IMT, Anda tinggal mencocokkan dengan klasifikasi IMT yang telah ditentukan oleh WHO pada tahun 2000. Klasifikasi ini dianggap cocok untuk orang Asia.
Tabel: Klasifikasi kegemukan untuk orang Asia
Berat badan kurang : IMT (kg/m2) = 30,0
Disamping itu kita juga perlu memperhatikan letak penimbunan lemak yakni ada dua jenis penimbunan lemak, yaitu yang berada di bagian bawah tubuh dan penimbunan lemak di bagian perut (obesitas abdominal).
Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan yang erat antara obesitas abdominal dan faktor risiko penyakit jantung.
Kalau Anda ingin tahu apakah perut sudah tertimbun terlalu banyak lemak, cukup gunakan alat ukur lingkar pinggang (waist circumreference). Untuk wanita Asia, dianggap beresiko mendapat penyakit penyerta bila lingkar pinggang lebih besar atau sama dengan 80 cm, dan untuk pria Asia bila lebih besar atau sama dengan 90 cm.
Nah, setelah tahu “posisi” berat badan, kini saatnya menentukan langkah tepat untuk menjaga kesehatan. Kalau memang masuk kategori normal, sebaiknya dijaga agar tetap stabil. Sebaliknya, kalau sudah masuk overweight, apalagi obesitas, Anda harus melakukan program penurunan berat badan. Mulailah sekarang juga! Sesal kemudian tidak berguna.
Saran berikutnya yang dapat dipertimbangkan, antara lain :
• Perbanyak makan buah apel, strawberi, kiwi, lemon, nanas, anggur. Namun kurangi makan Pisang, buah kering (manisan), plum
• Perbanyak makan beras merah, gandum dan sedapat mungkin mengurangi makan beras putih, roti-rotian, biskuit, pasta
• Perbanyak makan sayur brokoli, kubis, wortel, seledri, timun, ubi, bayam, selada. Kurangi makan kentang
• Perbanyak makan almon, kenari, kedelai serta diet makan kacang tanah, kacang mede.
• Perbanyak makan daging ayam,, ikan, kalkun. Kurangi makan daging merah, terutama yang berlemak, kulit ayam.
• Perbanyak minum susu kedelai, yoghurt rendah lemak, susu tanpa lemak dan sedapat mungkin hindari makan mentega, krim, susu full cream, full fat sweetened yoghurt
0 komentar:
Poskan Komentar